Unwanted Reverie (Chapter 4)

unwantedreverie

Poster By : NJXAEM@ POSTERCHANNEL

Author: Ally

Cast: f(x)’s Krystal Jung | EXO’s Oh Sehun | RV’s Bae Irene |

Rating: T (Teen)

Length: Chaptered

Previous Chapter: Prologue | 1 | 2 | 3 |

Line

Unwanted #4: Sweet and Pleasant

Krystal mengutuk sebal.  Hal ini pasti terjadi karena ia menyetujui rencana Irene.  Belum apa-apa, ia sudah terkena sial.

“Kau bisa memakai mobil ku!” Kata Krystal setelah mereka-ia dan Sehun- terdiam cukup lama.  Tanpa menunggu jawaban dari Sehun, ia seera ke kamarnya.  Tentunya, untuk mengambil kunci mobil.

“Ikut saja ke bawah.  Aku tidak tahu mana mobil mu.”  Kata Sehun ketika Krystal memberikan kunci mobilnya.

Akhirnya, ia dan Sehun turun ke lantai lobby.  Krystal harus menahan risih ketika orang-orang menatapnya aneh. Memang apa salahnya memakai piama bermotif polkadot?
“Ini mobil ku.”  Tunjuk Krystal ke mobil bermerk Toyota.  Mobil yang diberikan kedua orangtuanya ketika ia diterima di Universitas….  Hadiah karena orangtuanya sangat bangga ia bisa masuk ke Parsons School of Design  yang notabane-nya Universitas bidang fashionterbaik di Dunia

Sehun menatap mobil itu terkejut, “Mobil mu adalah…”
“Aku tahu mobil ku sudah tua.”  Potong Krystal degan nada sedikit tidak suka. “Tapi aku jamin mobil ini masih aman. Aku sudah memakainya tanpa pernah rusak selama dua tahun ini.”  Lanjut Krystal.

“Bukan itu maksudku.”  Bantah Sehun.  “Aku tidak bisa mengemudikan mobil manual.”  Katanya sedikit malu.

Krystalpun terdiam sejenak, “Oh, kalau begitu….”

“Aku naik taksi saja.”  Putus Sehun pada akhirnya.

“Eh jangan…” Tukas Krystal cepat. “Biar aku saja yang mengantar mu.” Ia mengambil kunci mobilnya dari tangan Sehun.  “Ayo! Lagian aku tidak enak sudah mencelupkan dua kunci mobil mu!”

Sehun akhirnya masuk ke mobil Krystal.

Line

“Terimakasih untuk makan siangnya.”

Krystal yang sedang menunggu designgambarnya diperiksa Professor Clark tersenyum simpul ketika mendapat pesan dari Sehun.  Ia segera membalas.

“Tidak usah berterimakasih.  Ini untuk kejadian tadi pagi (emoticon).”

“Aku tidak tahu ada spaghetti di kulkas.”

Krystal meringis sebelum menjawab,

“Memang tidak ada.  Hanya ada buah-buahan dan yoghurt disana.  Tadi aku baru membeli bahan-bahan makanan.”

“Maklum orang sibuk.  Apa aku perlu membayarnya?”

“Tidak usah…. Anggap itu sebagai ganti rugi. Bagaimana kunci mobil mu?”

“Mereka akan menghubungiku lagi.  Mereka sendiri agak shock ketika ku beri tahu.”

“(emoticon) Kasih tahu bagaimana perkembangannya. Aku tentu ada waktu untuk mengantar dan menjemput mu.”

“Krystal Jung…”  Panggilan Proffesor Clark membuat Krystal harus menghentikan kegiatan chatting-nya.

“Aku harus pergi.” Tutup Krystal seelum masuk ke ruangan Professor Clark.

“Aku menyukainya.”  Kata Professora Clark setelah Krystal duduk.

Krystal sontak tersenyum lebar, “Benarkah?”

“Baju panjang di musim panas kedengarannya jenius.”  Kata Professor Clark dengan senyum kali ini.  “Hanya saja…”

Perkataan Professor Clark membuat senyum Krystal hilang.  Takut menghampirinya lagi

“Kau harus menambahkan warna-warna musim panas.  Seprti kuning, oranye, biru muda, hijau juga bagus.”

Krystal segera mengangguk, “Akan saya buat contohnya.  Besok akan saya berikan.”

“Tidak usah datang kesini. Kirim saja melalui email.”

Krystal lagi-lagi mengangguk.

“Baiklah kalau begitu. Selamat menjahit Krystal Jung!   Inggat!  Tinggal 3 minggu sebelum pertunjukan.”

Krystal kembali tersenyum, “Serahkan kepada saya Professor Clark!”

Line

“Jadi berapa lama?”  Sehun menghela nafasnya ketika mendengar kembali kata-kata yang sama.  “Aku hanya ingin tahu berapa lama kunci ku bisa kembali.  Satu bulan?  Apa susahnya mengganti kunci saja?”  Ia mengehla nafasnya, “Aku mengerti.”  Potong Sehun ingin menyudahi pembicaraan.  “Iya terimakasih.”

“Ada makan siang untuk mu.” Suara Chanyeol terdengar.  Ia sedang jalan ke arah Sehun dan memberikan makan siang ke Sehun.

“Aku tidak memesan makanan.” Sehun menerimanya dengan aneh.

“Dari Krystal Jung.”  Jawaban pendek Chanyeol membuat Sehun tersenyum.

“Thanks. Aku akan menyusul sebentar lagi.”  Sehun mengeluarkan hp-nya.  Ingin mengirim pesan terimakasih ke Krystal.

Sehun menge-chatKrystal sejenak sebelum gadis itu berkata ia harus pergi.

“Pacar baru?”  Celetuk Baekhyun ketika Sehun duduk.

“Maksudmu?”  Tanya Sehun sambil membuka kembali sphagetti­-nya.

“Makan siang mu dari pacar baru mu bukan?”  Kali ini Jongdae yang berbicara.

Sehun mendengus dengan keras, “Dia bukan pacarku.  Dia sahabat Irene.”

Wow!  Kau selingku dengannya.”  Sontak Kai dan ia langsung mengaduh karena Sehun memukul kepalanya.

“Jangan berpikir macam-macam.” Ancam Sehun.

“Tapi Krystal lebih baik. Irene tidak pernah perhatian kepada mu.” Sekarang Kyungsoo lah yang berbicara.

“Biasanya dirimu yang memasak. Irene hanya bekerja.”

“Lebih baik dengan sahabatnya bukan?”

“Baru kali ini ada teman yang mengasih saran seperti kalian.”  Gerutu Sehun.

“Dia juga bekerja?”  Tanya Luhan tiba-tiba.

Sehun dengan malas menjawab, “Tidak.  Dia lagi kulaih semester terakhir.”

“Siapa tadi namanya?”  Tanya Baekhyun heboh.

“Krystal Jung!” Balas Chanyeol cepat.

Kai yang sedang makan burgernya langsung berhenti mengunyah.  Krystal Jung….  Entah mengapa mengingatkannya kepada perempuan yang langsung menolaknya di bar Michael.  Krystal… Atau jangan-jangan..

“Ada apa?”  Tanya Sehun karena sedari tadi Kai menatap Sehun.

Kai langsung menggeleng dan memakan burgernya.  Dia tidak mungkin bertanya ke Sehun bagaimana rupa Krystal.  Ini bukan masalah ia akan diejek teman-temannya.  Tapi masalahnya adalah tunangannya adalah sepupu Sehun. Dan Kai tidak ingin membuat Sehun berpikir macam-macam terhadapnya.

 

Line

Hal pertama yang tercium oleh hidung Sehun adalah bau makanan yang sangat lezat.  Ia menutup pintunya perlahan dan segera berjalan ke arah dapur. Melihat Krystal yang sibuk memasak.

Krystal tetap sibuk memasak tanpa menyadari Sehun telah pulang.  Sehun sendiri memilih untuk diam dan memperhatikan Krystal.

“Oh Hai!”  Kata Krystal terkejut ketika ia berbalik.  Ia mengambil piring besar.

“Aku tidak menyesal memberikan kunci cadangan apartment  ku.”  Canda Sehun.

Krystal tersenyum mendengar hal itu, “Aku juga senang memakai alat-alat dapur mu yang sangat modern ini.”

“Biar ku bantu.”  Kata Sehun mengambil dua piring  berisi Japchae dan membawanya ke meja.  “Kau banyak sekali memasak. Apa porsi makan mu memang banyak?”

Krystal yang mengekor Sehun mendengus, “Porsi makan ku memang banyak.”  Jawabnya cepat.

“Badan mu sangat kurus.”

“Aku bercanda.”  Kata Krystal pada akhirnya.  “Ya, selain porsi makan ku memang banyak, aku sedang merayakan sesuatu.”

“Apa itu?”  Tanya Sehun kemudian memakan tteokbeokki buatan Krystal.  “Oh, ini lezat!”

“Resep ibu ku memang selalu lezat.” Krystal membanggakan diri.

“Resep ibu ku juga lezat.” Seru Sehun.  “Jadi kau sedang merayakan apa?”

“Oh tentang itu.”  Kata Krystal tiba-tiba bersemangat. “Rancangan baju ku diterima.  Itu artinya adalah sebentar lagi aku lulus!”

“Senang mendengarnya.  Kau kuliah dimana?”

“Parsons.”

“Oh sama seperti Irene bukan?”

Krystal mengangguk, “Irene oenniekakak kelas ku dulu.”

“Jadi kau bertemu dengan Irene di sana?”  Tanya Sehun dan kembali memakai Japchae-nya.

Krystal terdiam sebentar sebelum menjawab, “Ku pikir kau tahu bagaimana cara ku bertemu dengan Irene oennie.

Sehun tersenyum, “Tentu aku tahu.”

“Kalau begitu kenapa bertanya?” Sungut Krystal sebal.  “Itu adalah hal yang tidak enak diceritakan di depan kekasih Irene oennie.”

“Baiklah….  Baiklah…”  Kata Sehun pada akhirnya.  “So, you have a great day today?”

Krystal berpikir sejenak sebelum menjawab, “I’ll preferred sweet day.” Ia kemudian menjelaskan, “Karena walaupun aku sempat membuat keributan tadi pagi, hari ini tetap lancar dan menyenangkan.  Menurutku ice cream-yang merupakan hal manis- adalah hal yang paling menyenangkan, maka aku menyimpulkan jika hari ini adalah a sweet day.”

“Bagaimana dengan mu?”  Tanya Krystal kepada Sehun.

Sehun menjawab, “Pleasant day?  Karena hari ini aku makan makanan yang enak.”

“Apa itu kode agar aku masak lagi untuk besok?”

Sehun mengangkat kedua bahunya, “Entahlah.  Tapi steak bagus untuk makan siang.  Gyros juga enak untuk makan malam.”

“Jangan ngelunjak!”  Seru Krystal sebal.

Sehun tertawa melihat ekspresi Krystal yang menurutnya sangat lucu.

Akhirnya, sama seperti di dalam mobil tadi pagi, mereka mengobrol banyak hal selama makan malam.

tbc1

Advertisements

2 Comments Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s