State of Grace (Chapter 36)

State of Grace

Main Cast: EXO’s Oh Sehun | f(x)’s Krystal Jung | Red Velvet’s Wendy Son

Rating: T (Teen)

Genre: Romance, Family, Hurt/Comfort

Length: Chaptered

Author: Ally

Previous Chapter: 1 | 2 | 3 | 4  | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | 32 | 33 | 34 | 35

***

Love is Ruthless Escaped 

(Cinta Adalah Pelarian yang Berbahaya)

Unless You Play It Good and Right

(Kecuali Kamu Memainkannya dengan Baik dan Benar)

State of Grace –Taylor Swift-

Sehun mencoba untuk bangkit. Dia menghapus air matanya dengan kasar. Ya, Krystal mungkin belum cukup jauh dari sini. Dia pasti bisa mengejarnya. Dia pasti bisa mencari Krystal.

Ia mengambil handphoneyang telah ia jatuhkan itu dan menelepon seseorang. Teman dekatnya di kantor, Jackson Wang.

“Oy, Oh Sehun! Ku dengar kau memenangkan kasus Chaeyeong!” Suara Jackson terdengar riang.

“Jackson dengarkan aku!” Seru Sehun dengan nada bergetar. “Aku ingin meminta tolong kepada mu.”

“Tentu! Apa kasus baru mu? Kau prioritas ku kau tahu itu.”

“Ini diluar urusan kantor.” Sehun berusaha berbicara ditengah-tengah sesenggukannya. “Aku ingin kau mencari keberadaan seseorang. Dia menghilang.”

“Menghilang? Keluarga mu?” Suara Jackson terdengar ragu.

“Jackson aku tidak bisa menjelaskan banyak hal. Dia hilang belum 24 jam sehingga aku tidak bisa melaporkannya ke polisi. Aku butuh bantuanmu. Dia tidak boleh menghilang.”

Terdengar helaan nafas, “Baiklah teman. Karena kau orang yang menyenangkan di kantor. Siapa namanya?”

“Krystal Jung…” Ujar Sehun dengan suara bergetar. “Kumohon temukan dia….”

“Aku berusaha sebaik mungkin. Kau punya nomorhp-nya? Bagaimana dengan data pribadinya? Itu bisa mempercepat kerja ku.”

Hp-nya ditinggal di apartment-nya. Nama lengkapnya Krystal Soo Jung. Lahir tanggal 24 Oktober 1994 di California Amerika Serikat. Dia ke Korea Selatan ketika ia masih kecil. Aku tidak tahu persis kapan mungkin ketika umrunya sepuluh tahun?

“Ia kemudian tinggal di panti asuhan. Oh! Orangtua angkatnya Seo Joohyun dan Cho Kyuhyun. Ia tinggal di Busan dan pindah ke Seoul sehabis SMA. Ia pernah kerja di f(x) dan kantor ibu ku. Kau harus menemukan dia Jackson…”

“Data mu sangat lengkap! Aku usahakan yang terbaik!”

Sehun mengangguk, “Aku percaya pada mu.”

Ketika sambungan telepon terputus, ia memasukan handphone-nya ke saku celananya. Masih ada tempat dimana seseorang tahu Krystal berada. Dan Sehun akan kesana.

.

.

.

.

.

Sehun memarkirkan mobilnya dengan dahi mengkerut. F(x) tutup pada hari ini. Yah,restaurantitu tutup. Tapi yang membuatnya sangat aneh adalah beberapa mobil terparkir disana. Sehun tidak berbohong, tapi ia dapat melihat lampu yang menyala dari dalam restaurant.

Kreek~
Ketika ia masuk, sembilan orang di dalam memandang Sehun terkejut.

“Apa yang kau lakukan disini?” Amber berteriak marah

“Kau seharusnya tidak kesini! Kau membuat sahabat ku pergi!” Kali ini Sulli yang berbicara dengan nada berapi-api.

“Tenanglah semua…” Victoria menyentuh pundak Amber dan Sulli. Membuat Amber dan Sulli menghembuskan nafasnya perlahan.

“Sehun… Kenapa kau ada disini?” Luna kali ini bertanya dengan nada tenang.

“Aku mencari Krystal.” Kata Sehun pada akhirnya.

Suara nyaring dari meja terdengar. Minho mendorong meja yang ada di depannya dengan marah. Kemudian berdiri, “Kenapa kau sangat peduli terhadapnya?”

“Apa maksudmu?” Tanya Sehun dengan nada yang sedikit naik kepadanya. “Tentu aku peduli. Ia adalah kekasih ku.”

Ia bukan kekasih mu lagi sekarang…. Kau yang membuatnya pergi!” Minho kemudian berjalan mendekati Sehun.

“Aku tidak membuatnya pergi! Bukan seperti itu….” Sehun menghela nafasnya ketika Minho berdiri di depannya.

“Minho tahan dirimu… Kita bisa membicarakan ini baik-baik…” Jinki kali ini berusaha menenangkan Minho.

“Diam hyung!” Ujar Minho marah. “Dia tidak seharusnya perduli lagi dengan Krystal!”

“Apa maksud mu hah?!” Seru Sehun kali ini dengan nada tinggi kepada Minho. “Aku sedang mencarinya sekarang dan aku datang kesini untuk bertanya kepada kalian! Karena kau yakin kalian mengetahui dimana dirinya!”

“Oh tentu kami tidak mengetahuinya bodoh! Dia hanya mengatakan kepada kami jika dia akan pergi ke suatu tempat dan dia baik-baik saja. Kau sekarang tahu bencana apa yang sedang kau buat?!”

Sehun ternganga sebentar mendengar perkataan Minho. Mereka bahkan tidak tahu kemana Krystal pergi.

Minho kembali berbicara, “Seharusnya aku tidak mengizinkan Krystal berpacaran kepada mu! Lihat apa yang kau lakukan kepadanya…”

“Kau bukan siapa-siapa bagi Krystal!” Seru Sehun dingin. “Kau tidak berhak mengaturnya!”

“Kau apalagi. Kau itu hanyalah orang baru di kehidupannya dan kau menghancurkannya. Aku adalah temannya sedari kecil. Dan aku jamin, aku tidak pernah mengecewakannya.”

Sehun mengerang marah, “Kau tidak tahu apa-apa dalam hubungan kami! Jadi kusaranka kau berhati-hati ketika berbicara!”

Kemudian semuanya menjadi buruk. Baik Minho dan Sehun berteriak beberapa kali sebelum Luna berteriak ketika salah satu memukul orang di depannya.

“Hentikan kalian!” Teriak Victoria panik.

Sehun memukul Minho yang duluan memukulnya. Ia berusaha menahan pukulan Minho yang membabi buta.

“Minho tenangkan dirimu!” Seru Jinki marah. Ia dan Taemin menarik Minho dari Sehun.

“Lepaskan aku! Dia perlu kuberi pelajaran!” Minho berteriak marah ketika ia ditarik.

“Kau memukulnya sampai ia babak belur pun tidak menyelesaikan masalah dan aku yakin tidak ada pelajaran yang bisa di ambil.” Kata Jinki sarkastik. “Menjauhlah dari sini dan tenangkan dirimu!” Perintah Jinki kepada temannya.

Minho lagi-lagi mengerang. Tetapi ia menuruti apa yang Jinki katakan.

“Kau harus ke rumah sakit sepertinya…” Ujar Jinki ke Sehun.

Sehun memegang pipinya yang sakit.

“Sehun… Sehun kau tidak apa-apa?” Luna terlihat sangat panik. Victoria juga. Hanya mereka berdua yang mendekat dan mengkhawatirkan Sehun.

Sehun menggeleng pelan. Ia mencoba berbicara dan tiba-tiba Luna berteriak panik melihat dirinya terhuyung kebelakang.

.

.

.

.

.

Jam menunjukan pukul sembilan malam ketika Krystal dan Jessica sampai di Busan. Mreka menginap di apartmentyang Jessica. Jessica sendiri membeli apartment-nya karena bisnis clothing linepertamanya berada di Busan.

“KenapaOemmamembuka cabang pertamanya di Busan?” Tanya Krystal ketika mereka dalam perjalanan. Ada perasaan aneh ketika ia mengucapkan Oemma.

“Karena di Busan lebih murah. Lagipula kepadatan Seoul dan Busan juga sama.” Begitulah yang Jessica katakan kepada Krystal. Menyisipkan rasa kagum Krystal melihat Oemma-nya sekarang menjadi wanita yang sangat tangguh. Atau sudah tanguh sedari dulu?

Jessica menunjukan kamar yang akan Krystal tempati. Kamar yang memiliki pemandangan spektakuler. Gedung-gedung pencakar langit yang tampak berkilau di malam hari. Mobil-mobil yang terlihat sangat jelas dari kamarnya.

“Ku harap kau menyukai kamar ini. Aku sudah meminta orang untuk membersihkan kamar ini.” Kata Jessica ketika Krystal masih sibuk memandangi kamarnya.

Krystal menoleh dan mengeluarkan senyumannya, “Tentu aku menyukainya.” Ujar Krystal pendek. Perasaan awkwardmasih sangat terasa sedari tadi.

“Baiklah Krystal. Oemmaakan meninggalkan mu sendiri dulu. Ini hari yang lelah.” Putus Jessica pada akhirnya. Tanpa menunggu jawaban dari Krystal, ia pun keluar dari kamar Krystal.

Trek~
Belum lama keluar, Jessica membuka pintu kembali.

“Oemmahanya ingin mengatakan jika Oemmasangat senang ketika kau meneleponOemma. Kemudian kau mempercayakan Oemmadisituasi sulit ini. Walaupun kita berbeda pendapat, tapi kita akan menyelesaikan masalah ini bersama-sama.” Jelas Jessica kepada Krystal.

Krystal menganggukan kepalanya.

Jessica kembali tersenyum, “Selamat malam Krystal Jung!”

Trek~
Lagi-lagi pintu kamar terbuka, “Oemmalupa bilang sedari tadi. Kalung mu bagus.” Kemudian pintu kembali tertutup.

Krystal tersentak dan menyentuh kalung itu perlahan. Memori dimana ia membeli kalung ini kembali berputar. Rasanya sudah lama sekali. Ketika ia membeli kalung ini.

Ia dan Sehun belum lama saling mengela pada saat itu. Krystal ingat mereka pergi bersama-sama ketika Sehun bertengkar dengan ibunya untuk pertama kalinya. Untuk pertama kalinya sejak mereka saling mengenal.

Awalnya Krystal hanya menanyakan apakah lelaki itu baik-baik saja. Berujung mereka pergi bersama-sama. Dia juga masih ingat jika Sehun ingin ke taman bermain tapi Krystal menolaknya. Dia ingat jika mereka banyak sekali memberi barang couple. Krystal asyik berceloteh kepada Sehun mengenai Myeongdeong. Sehun pada saat itu juga ingin memeulai program magangnya dan pergi selama dua bulan. Dan Krystal memberikan hadiahkepadanya. Hanya tulisan yang menyemangatinya dan mengatakan jika ia akan merindukan dirinya. Merindukannya seperti sekarang.

Dia ingat, pada hari itulah dirinya membalas perasaan Sehun. Pada hari itulah ia berkata sejujurnya kepada Sehun mengenai masa lalunya. Langkah besar kepada seseorang

Nafasnya kembali tercekat. Ia menghapus air matanya dengan kasar. Dia sangat merindukan laki-laki itu

.TBC.

Hallo….  Kali ini lebih cepat dari yang di janjikan.  Memori Krystal itu sebenarnya berasal dari chapter 8 hehehe…

Sampai jumpa lagi untuk chapter 37…. 

Advertisements

6 Comments Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s